SERAUT KEGALAUN

SERAUT KEGALAUN

Tanpa mengurangi rasa hormatku pada s’mesta
Dari seraut kegalauan hati aku datang.
Dari pojok pena yang kering aku berkarya.
Sekedar menumpahkan isi hati yang mulai membusuk.

Aku tidak bermaksud mempermainkan dunia
Tidak pula mencoba membentur segala tatanan yang ada
Aku sadar bahwa aku hanyalah makhluk hina
Tapi barangkali masih bisa memberikan manfaat meski seakan tak terasa
Dengan menggali kembali hal-hal yang mulai terkubur
Semoga orang yang bersangkutan sadar
Sebab itulah aku terus berimajinasi,
dan saat ini aku mencoba menyampaikannya pada mereka
sebagai bahan pertimbangan atau apapun



Tanpa mengurangi rasa hormatku pada s’mesta
Dari seraut kegalauan hati aku datang.
Dari pojok pena yang kering aku berkarya.
Sekedar menumpahkan isi hati yang mulai membusuk.

Aku tidak bermaksud mempermainkan dunia
Tidak pula mencoba membentur segala tatanan yang ada
Aku sadar bahwa aku hanyalah makhluk hina
Tapi barangkali masih bisa memberikan manfaat meski seakan tak terasa
Dengan menggali kembali hal-hal yang mulai terkubur
Semoga orang yang bersangkutan sadar
Sebab itulah aku terus berimajinasi,
dan saat ini aku mencoba menyampaikannya pada mereka
sebagai bahan pertimbangan atau apapun


share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Warid, Published at 08.53 and have 0 komentar

Tidak ada komentar: