Pagi tua itu menjadi saksi atas keresahan tanpa muara. Mentari yang keras menjamah kegelisahan dalam dada, sepertinya memang disengaja, seba...
CATATAN GERIMIS
CATATAN GERIMIS
Malam gerimis. Wajahnya masih seperti dulu, saat kali pertama kukenal—tak dapat kujelaskan sepatah pun kata. Sunyi gemetar, gelap memb...
by Warid , at 19.27 , have
0
komentar
HUJAN
HUJAN
Hujan turun lebat sekali, aku tenggelam. *** Hidupku terasa semakin berarti dan penuh gairah untuk menjalaninya, sejak kehadiranmu sebagai s...
by Warid , at 19.24 , have
0
komentar
TRAGEDI CEMPAKA
TRAGEDI CEMPAKA
Sekuntum bunga Cempaka tiba-tiba jatuh. Padahal angin sama sekali tak terasa menggelitik bulu roma. Pohonnya pun tak terlihat bergerak. ...
by Warid , at 19.15 , have
0
komentar
BERANDA PILU
BERANDA PILU
Beranda kumal itu tiba-tiba murung, seperti baru saja ada kesedihan terjadi di sana. Biasanya, selalu bergetar gelak-tawa di setiap pojok be...
by Warid , at 19.01 , have
0
komentar
PENJARA ASA
PENJARA ASA
Mentari bergegas naik dengan segala kekalutan yang sekian waktu terbenam malam, disambut cericit burung-burung di atas dahan atau yang sed...
by Warid , at 01.40 , have
0
komentar
02 April 2009
02 April 2009
Berbagai macam persoalan dan kepentingan yang mereka selipkan di belakang mataku, ternyata telah membuat hari-hariku kasar, laksana bebatuan...
by Warid , at 09.15 , have
0
komentar
Senja Di Balik Kaca
Senja Di Balik Kaca
Laju menderu angkuh di atas roda-roda bundar penuh jeruji, menusuk jalan-jalan keras tanpa ujung, mengejar mentari yang mulai pupus tenggela...
by Warid , at 18.31 , have
0
komentar
Cermin Masa Depan
Cermin Masa Depan
Malam mengawali hamparannya dengan sekian banyak keriangan di atas warna yang mulai gelap. Mengingat hari-hari yang telah jauh tertingga...
by Warid , at 18.08 , have
0
komentar


